Minggu, 12 Juni 2011

11 Gejala Kanker


Kanker adalah
penyakityang menjadi momok bagi
banyak orang. Namun kanker masih bisa
ditangani bila didiagnosa sejak awal. Untuk
itu, ada beberapa gejala kanker yang perlu
diwaspadai dan tidak boleh diabaikan.
Gejala-gejala awal kanker sering diabaikan
oleh pasien karena dianggap bisa hilang
dengan sendirinya. Padahal semakin dini
kanker dideteksi, maka semakin besar
harapan hidup pasien.
Setidaknya adal 11 gejala kanker yang tidak
boleh diabaikan,
Sabtu (11/6/2011):
1. Berat badan turun secara tak
terduga
Banyak wanita akan senang menurunkan
berat badan tanpa harus olahraga atau diet
ketat, tetapi ini mungkin berubah menjadi
gejala kanker kecuali tidak disebabkan oleh
kelenjar tiroid hiperaktif. Oleh karena itu,
penurunan berat badan yang tak terduga dan
tidak disengaja tidak boleh diabaikan.
2. Kembung
Kembung begitu umum dirasakan oleh
banyak orang, tapi kalau kembung dirasakan
terus-menerus untuk jangka waktu yang
lebih lama, maka itu adalah sesuatu yang
tidak boleh diabaikan. Waspadai gejala lain
seperti nyeri panggul, masalah kencing,
inkontinensia (ketidakmampuan mengontrol
BAB) dan perasaan kenyang bahkan tanpa
makan banyak. Gejala-gejala ini dapat
menunjukkan gejala kanker ovarium.
3. Perubahan pada payudara
Untuk meningkatkan kesadaran kanker
payudara, banyak wanita sekarang telah
mengembangkan kebiasaan pemeriksaan diri.
Mereka biasanya mencari benjolan, tapi ini
bukan satu-satunya gejala. Wanita juga
harus berhati-hati kemerahan dan penebalan
kulit payudara. Ruam selama beberapa
minggu akan memerlukan perhatian medis.
4. Perdarahan yang tidak biasa
Jika Anda mengalami perdarahan yang tidak
biasa di antara periode menstruasi, maka itu
tidak boleh diabaikan. Sayangnya, banyak
wanita premenopause cenderung
mengabaikan ini. Hal ini dapat merupakan
gejala kanker rahim, endometrium atau
kolorektal. Jika darah muncul dalam air seni
atau kotoran maka bisa lebih dari sekedar
wasir. Hal ini dapat menandakan kanker usus
besar, kandung kemih atau ginjal.
5. Perubahan kulit
Hati-hati pada perubahan kulit seperti
pigmentasi berlebih, perdarahan atau
pembentukan tahi lalat baru. Ini bisa menjadi
gejala kanker kulit.
6. Kesulitan menelan
Kesulitan dalam menelan makanan atau
tidak nyaman setelah menelan makanan,
jika terus terjadi selama beberapa hari, maka
harus mendapat perhatian dokter. Ini
mungkin menunjukkan kanker
kerongkongan.
7. Perubahan di dalam mulut
Jika Anda seorang perokok atau
mengonsumsi segala bentuk tembakau,
maka Anda akan perlu memeriksa setiap
bercak putih di lidah dan bagian dalam mulut.
Hal ini dapat menjadi tanda kanker mulut
atau leukoplakia.
8. Sakit terus-menerus
The American Cancer Society menyatakan
bahwa setiap rasa sakit terus-menerus atau
sakit di dalam tubuh harus diperiksa sebagai
gejala kanker, meskipun semua rasa sakit
tidak selalu menunjukkan perkembangan
kanker.
9. Perubahan pada kelenjar getah
bening
Jika terjadi pembesaran kelenjar getah
bening di leher atau di ketiak dan berlangsung
selama lebih dari satu bulan, maka perlu
mendapat perhatian medis.
10. Demam dan batuk terus-menerus
Bila demam dan batuk terjadi secara terus-
menerus namun tidak disebabkan karena
influenza atau infeksi lainnya, maka itu bisa
menjadi gejala leukemia atau limfoma.
Batuk dapat menyertai flu dan pilek atau
demam, tetapi jika batuk tetap berlangsung
selama lebih dari 3 minggu, maka tidak boleh
diabaikan.
11. Perubahan testis
Kanker testis banyak terjadi pada pria yang
pada kelompok usia 20 hingga 39 tahun.
Pemeriksaan diri pada testis secara teratur
perlu dilakukan dan setiap perubahan dalam
penampilan tidak boleh diabaikan.

Sumber : Lifemojo

0 komentar:

Posting Komentar