Tampilkan postingan dengan label kualitas sperma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kualitas sperma. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Oktober 2013

Orang Yang Mengkonsumsi Ikan Mempunyai Sperma Yang Baik Daripada Orang Yang Mengkonsumsi Daging

Studi terbaru mengatakan bahwa Daging olahan dan lainnya mengurangi jumlah sperma sedangkan ikan meningkatkan jumlah sperma.
Untuk penelitian di Universitas Harvard, para peneliti mempertanyakan 156 orang, yang mengalami kesulitan hamil dengan mitra mereka, mengenai diet mereka dan ukuran dan bentuk sperma mereka, Sydney Morning Herald melaporkan.

Temuan menunjukkan bahwa pria makan daging secara rutin memiliki jumlah radikal sperma normal lebih rendah, dibandingkan dengan mereka yang sering makan bacon, sosis, dan hamburger.

Selain itu, pria yang makan 1 porsi ikan putih setiap hari memiliki jumlah sperma yang lebih baik daripada mereka yang makan makanan daging olahan.

Dr Myriam Afeiche, dari Departemen Gizi di Harvard School of Public Health, mengatakan bahwa penelitian mereka menunjukkan bahwa asupan daging olahan dikaitkan dengan kualitas semen akan lebih rendah dan ikan terhadap kualitas semen akan lebih tinggi.


Sumber-Medindia

Minggu, 22 Mei 2011

Sinar Matahari Tingkatkan Kualitas Sperma

Berjemur matahari pagi tidak
hanya baik untuk bayi, tapi juga pria dewasa.
Paparan sinar matahari akan merangsang
tubuh memproduksi vitamin D yang
bermanfaat meningkatkan kualitas sperma.
Sebuah studi yang melibatkan 340 pria
menunjukkan bahwa paparan sinar matahari
akan meningkatkan kelincahan gerak sperma
ke sel telur saat pembuahan.
Dalam studi tersebut, peneliti dari Universitas
Copenhagen meneliti kualitas sperma dari
300 partisipan secara acak. Mereka juga
melakukan analisis rinci terhadap 40 sampel
sperma lainnya di laboratorium.
Pada saat yang sama, peneliti mengukur
kadar vitamin D dalam darah masing-masing
responden. Hampir setengahnya memiliki
kadar vitamin D yang kurang. Hampir
setengah dari partisipan memiliki kadar
vitamin D di bawah 50 nmol/l. Angka itu di
bawah kadar normal yang direkomendasikan
yakni, 75 nmol/l.
Hasilnya, mereka yang kekurangan vitamin D
memiliki jumlah sperma sehat yang lebih
sedikit dibandingkan mereka yang memiliki
kadar vitamin D normal. Mereka yang
kekurangan vitamin D juga memiliki
kemampun menyerap kasium yang rendah.
Sebab, vitamin D juga berperan mengontrol
kadar kalsium dan fosfor yang penting untuk
tulang.
"Kadar vitamin D terbukti berhubungan
dengan kondisi sperma. Studi menunjukkan
peran vitamin D terhadap fungsi sperma
manusia," kata Dr Martin Blomberg, Studi ini diterbitkan dalam
jurnal Reproduksi Manusia.
Untuk mendapatkan vitamin D alami,
sebaiknya berjemur di bawah sinar matahari
pagi, antara pukul 06.00-09.00. Bagi pria,
disarankan berjemur tanpa baju, cukup
mengenakan celana pendek.


Sumber : Daily Mail